Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

Wednesday, 12 October 2011

Rajah, Wafaq, Azimat

Pengertian Rajah
Dalam bahasa Arab, Rajah biasa disebut sebagai Wifiq atau wafaq. Rajah adalah tulisan-tulisan yang mengandung energi ghoib, yang mana dengan kekuatan ghoib tersebut suatu Rajah dapat mempengaruhi keadaan lingkungan sekitarnya (manusia, binatang bahkan makhluk halus).
Tulisan Rajah dapat berbentuk huruf, angka, sandi, simbol dan gambar. Tulisan Rajah memang tidak seperti tulisan pada umumnya. Sebagian besar suatu Rajah hanya terdiri dari huruf-huruf dan angka-angka yang berdiri sendiri-sendiri, tidak menyusun suatu kata. Sehingga bisa dikatakan tulisan rajah tersebut tidak bisa diartikan dalam bahasa. Namun diyakini bahwa susunan huruf dan angka (rajah) tersebut mengandung atau bisa memunculkan kekuatan ghoib. Sehingga kemudian susunan tulisan-tulisan disebut Rajah.
Biasanya tulisan-tulisan tersebut merupakan tulisan kuno bernilai sejarah dan ada unsur mistisnya. Contohnya huruf Hijaiyah (Arab), huruf aksara Jawa, Cina, simbol-simbol, dan lain-lain sebagainya.
Tulisan Rajah bermacam-macam jenisnya, sesuai dengan fungsi atau kegunaannya. Maka Rajah bukanlah sembarang tulisan yang ditulis diatas selembar kertas atau kain atau media lainnya. Melainkan tulisan Rajah merupakan tulisan yang bernuansa mistis. Setiap coretan garis, simbol, sandi, gambar, huruf dan angka memiliki makna tertentu. Meski terkadang, bahkan banyak tulisan Rajah yang tidak dapat dimengerti artinya namun tulisan tersebut mempunyai makna.
Dalam Al Quran sendiri terdapat tulisan-tulisan yang oleh para ahli tafsir Quran tidak dimengerti artinya namun tetap diyakini mempunyai makna. Misalnya :
Kaaf Haa Yaa Aiin Shood, Yaasiin, Alif Lam Miim dan sebagainya.
Nampaknya Rajah lebih menekankan pada makna daripada arti. Suatu makna yang dikandungnya merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh pembuatnya. Karena rajah memang dibuat untuk membantu memenuhi hajat keinginan seseorang.
Tulisan rajah yang telah ditulis di suatu media benda (kertas, kain, kayu, batu dll) kemudian benda tersebut biasa disebut sebagai Azimat. Suatu benda yang mengandung aura magis atau mempunyai kekuatan ghoib.
Untuk menyingkap tentang arti dan makna suatu Rajah dibutuhkan ilmu dan pengetahuan khusus, yang melibatkan hati dan rasa (Spiritual). Biasanya ini hanya diketahui oleh para ahli rajah dan paranormal.
Contoh Tulisan Rajah:




Kata “tato” berasal dari kata Tahitian / Tatu, yang memilki arti : menandakan sesuatu. Rajah atau tato (Bahasa Inggris: tattoo) adalah suatu tanda yang dibuat dengan memasukkan pigmen ke dalam kulit. Dalam istilah teknis, rajah adalah implantasi pigmen mikro. Rajah dapat dibuat terhadap kulit manusia atau hewan. Rajah pada manusia adalah suatu bentuk modifikasi tubuh, sementara rajah pada hewan umumnya digunakan sebagai identifikasi.
Rajah merupakan praktik yang ditemukan hampir di semua tempat dengan fungsi sesuai dengan adat setempat. Rajah dahulu sering dipakai oleh kalangan suku-suku terasing di suatu wilayah di dunia sebagai penandaan wilayah, derajat, pangkat, bahkan menandakan kesehatan seseorang. Rajah digunakan secara luas oleh orang-orang Polinesia, Filipina, Kalimantan, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Mesoamerika, Eropa, Jepang, Kamboja, serta Tiongkok. Walaupun pada beberapa kalangan rajah dianggap tabu, seni rajah tetap menjadi sesuatu yang populer di dunia.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tato berarti gambar (lukisan) pada bagian (anggota) tubuh.

Kapan seni merajah tubuh/ tato mulai ada?

Keberadaan merajah tubuh di dalam kebudayaan dunia sudah sangat lama ada dan dapat dijumpai di seluruh sudut dunia. Menurut sejarah, ternyata rajah tubuh sudah dilakukan sejak 3000 tahun SM (sebelum Masehi). Tato ditemukan untuk pertama kalinya pada sebuah mumi yang terdapat di Mesir. Dan konon hal itu dianggap yang menjadikan tato kemudian menyebar ke suku-suku di dunia, termasuk salah satunya suku Indian di Amerika Serikat dan Polinesia di Asia, lalu berkembang ke seluruh suku-suku dunia salah satunya suku Dayak di Kalimantan.
Tato dibuat sebagai suatu symbol atau penanda, dapat memberikan suatu kebanggaan tersendiri bagi si empunya dan simbol keberanian dari si pemilik tato. Sejak masa pertama tato dibuat juga memiliki tujuan demikian. Tato dipercaya sebagai simbol keberuntungan, status sosial, kecantikan, kedewasaan, dan harga diri.

Teknik Pembuatan Tato

Ada berbagai cara dalam pembuatan tato. Ada yang menggunakan tulang binatang sebagai jarum seperti yang dapat dijumpai pada orang-orang Eskimo, Suku Dayak dengan duri pohon jeruk, dan ada pula yang menggunakan tembaga panas untuk mencetak gambar naga di kulit seperti yang dapat ditemui di Cina. Bukannya tidak sakit dalam proses membuat tato. Sebenarnya rasa sakit pasti dialami ketika membuat tato di tubuh, namun karena nilai yang tinggi dari tato, dan harga diri yang didapatkan, maka rasa sakit itu tidak dianggap masalah.
Ada berbagai jenis dan ragam bentuk tato, tergantung dengan apa yang dipercaya oleh suku-suku bersangkutan, dan di setiap daerah umumnya memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang tato, meski pada prinsipnya hampir sama.


Tato di Beberapa Daerah

Di Borneo (Kalimantan), penduduk asli wanita disana menganggap bahwa tato merupakan sebuah simbol yang menunjukkan keahlian khusus.
Di Cina, pada masa zaman Dinasti Ming (kurang lebih 350 tahun yang lalu), wanita dari Suku Drung membuat tato di wajah dan pantatnya untuk sebagai tanda bagi keturunan yang baik.
Di Indian, melukis tubuh/ body painting dan mengukir kulit, dilakukan untuk mempercantik (sebagai tujuan estetika) dan menunjukkan status sosial.
Suku Mentawai memandang tato sebagai suatu hal yang sakral dan berfungsi sebagai simbol keseimbangan alam.






Sunday, 25 September 2011

Satuan Internasional

METER(m)
Meter pada awalnya ditetapkan oleh Akademi Sains Perancis (Académie des sciences) sebagai 1/10.000.000 jarak sepanjang permukaan Bumi dari Kutub Utara hingga Khatulistiwa melalui meridian Paris pada tahun 1791, dan pada 7 April 1795 Perancis menggunakan meter sebagai jarak resmi untuk panjang. Ketidakpastian dalam pengukuran jarak tersebut menyebabkan Biro Berat dan Ukuran Internasional (BIPM - Bureau International des Poids et Mesures) menetapkan 1 meter sebagai jarak antara dua garisan pada batang platinum-iridium yang disimpan di Sevres, Perancis pada tahun 1889.
Pada tahun 1960, ketika laser diperkenalkan, Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran (Conférence Générale des Poids et Mesures/CGPM) ke-11 mengganti definisi meter sebagai 1.650.763,73 kali panjang gelombang spektrum cahaya oranye-merah atom krypton-86 dalam sebuah ruang vakum. Pada tahun 1983, BIPM menetapkan meter sebagai jarak yang dilalui cahaya melalui vakum pada 1/299.792.458 detik (kecepatan cahaya ditetapkan sebesar 299.792.458 meter per detik). Oleh karena kecepatan cahaya dalam vakum adalah sama di manapun saja, definisi ini lebih universal dibandingkan dengan jarak ukurlilit bumi atau panjang batang logam tertentu. Oleh karena itu, jika batang logam itu hilang atau musnah, panjang meter standar masih dapat diulangi dalam laboratorium manapun. Selain itu ia secara teori dapat diukur dengan lebih tepat dibandingkan dengan ukuran yang lain.
DETIK(s)
Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang. Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit. Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60). Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.
Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu. Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke delapanbelas dan sembilanbelas. Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.
Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris. Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.
Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.
Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris. Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom. Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai
Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.
Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris.
Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K.Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

KILOGRAM(kg)
Basis SI unit massa sama dengan massa prototipe kilogram internasional: sepotong paduan platina-iridium disimpan di Biro Internasional Berat dan Ukuran, Sèvres, Perancis. Satu kilogram sama persis 1000 gram dan kira-kira massa dari liter air.


AMPERE(A)
Dalam fisika, ampere dilambangkan dengan A, adalah satuan SI untuk arus listrik. Satu ampere adalah suatu arus listrik yang mengalir, sedemikian sehingga di antara dua penghantar lurus dengan panjang tak terhingga, dengan penampang yang dapat diabaikan, dan ditempatkan terpisah dengan jarak satu meter dalam vakum, menghasilkan gaya sebesar 2 × 10-7 newton per meter.
Satuan ini diambil dari nama André-Marie Ampère, salah satu penemu elektromagnetisme


KELVIN(K)
Skala Kelvin (simbol: K) adalah skala suhu di mana nol absolut didefinisikan sebagai 0 K. Satuan untuk skala Kelvin adalah kelvin (lambang K), dan merupakan salah satu dari tujuh unit dasar SI. Satuan kelvin didefinisikan oleh dua fakta: nol kelvin adalah nol absolut (ketika gerakan molekuler berhenti), dan satu kelvin adalah pecahan 1/273,16 dari suhu termodinamik triple point air (0,01 °C). Skala suhu Celsius kini didefinisikan berdasarkan kelvin.
Kelvin dinamakan berdasarkan seorang fisikawan dan insinyur Inggris, William Thomson, 1st Baron Kelvin.
Perkataan kelvin sebagai unit SI ditulis dengan huruf kecil k (kecuali pada awal kalimat), dan tidak pernah diikuti dengan kata derajat, atau simbol °, berbeda dengan Fahrenheit dan Celsius. Ini karena kedua skala yang disebut terakhir adalah skala ukuran sementara kelvin adalah unit ukuran. Ketika kelvin diperkenalkan pada tahun 1954 (di Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran (CGPM) ke-10, Resolusi 3, CR 79), namanya adalah "derajat kelvin" dan ditulis °K; kata "derajat" dibuang pada 1967 (CPGM ke-13, Resolusi 3, CR 104).
Perhatikan bahwa simbol unit kelvin selalu menggunakan huruf besar K dan tidak pernah dimiringkan. Tidak seperti skala suhu yang menggunakan simbol derajat, selalu ada spasi di antara angka dan huruf K-nya, sama seperti unit SI lainnya.
MOL(n)
Mol adalah satuan dasar SI yang mengukur jumlah zat. Istilah "mol" pertama kali diciptakan oleh Wilhem Ostwald dalam bahasa Jerman pada tahun 1893, walaupun sebelumnya telah terdapat konsep massa ekuivalen seabad sebelumnya. Istilah mol diperkirakan berasal dari kata bahasa Jerman Molekül. Nama gram atom dan gram molekul juga pernah digunakan dengan artian yang sama dengan mol, namun sekarang sudah tidak digunakan.
Satu mol didefinisikan sebagai jumlah zat suatu sistem yang mengandung "entitas elementer" (atom, molekul, ion, elektron) sebanyak atom-atom yang berada dalam 12 gram karbon-12.[1] Sehingga:
• satu mol besi mengandung sejumlah atom yang sama banyaknya dengan satu mol emas;
• satu mol benzena mengandung sejumlah molekul yang sama banyaknya dengan satu mol air;
• jumlah atom dalam satu mol besi adalah sama dengan jumlah molekul dalam satu mol air.
Terdapat miskonsepsi yang umum bahwa mol didefinisikan menurut tetapan Avogadro (juga disebut "bilangan Avogadro"). Namun kita tidak perlulah mengetahui jumlah atom ataupun molekul yang ada dalam suatu zat untuk menggunakan satuan mol, dan sebenarnya pula pengukuran jumlah zat dilakukan pertama kali sebelum adanya teori atom modern. Definisi mutakhir mol disepakati pada tahun 1960-an. Sebelumnya, definisi mol didasarkan pada berat atom hidrogen, berat atom oksigen, dan massa atom relatif oksigen-16. Keempat definisi ini memiliki tingkat perbedaan yang lebih kecil dari 1%.
Metode yang paling umum untuk mengukur jumlah zat adalah dengan mengukur massanya dan kemudian membagi nilai massanya dengan massa molar zat tersebut. Massa molar dapat dihitung dengan mudah dari nilai tabulasi bobot atom dan tetapan massa molar (didefinisikan sebagai 1 g/mol). Metode lainnya meliputi penggunaan volume molar ataupun pengukuran muatan listrik
Mol sebagai satuan dasar
Sejak diadopsinya mol ke dalam Satuan SI, terdapat sejumlah kritikan yang mengkritik penggunaan mol yang disamakan dengan satuan meter dan detik. Kritikan yang ada dapat diringkas sebagai berikut:
• jumlah zat bukanlah benar-benar kuantitas fisik (ataupun dimensi) yang sebenarnya. Ia bertumpang tindih dengan satuan massa, sehingga mol tidak seharusnyalah menjadi satuan dasar;
• mol hanyalah suatu cara untuk merujuk pada nilai jumlah yang sangat besar.
Dalam kimia telah lama diketahui sejak dicetuskannya Hukum perbandingan tetap oleh Joseph Proust, bahwa pengetahuan hanya pada massa tiap-tiap komponen dalam suatu sistem kimiawi tidaklah cukup untuk mendefinisikan sistem kimiawi tersebut. Jumlah zat yang diekspresikan sebagai massa haruslah dibagi dengan suatu "nilai perbandingan tetap", sehingga ia barulah mengandung informasi yang hilang dari pengukuran massa. Seperti yang ditunjukkan oleh John Dalton pada Hukum tekanan parsial tahun 1803, pengukuran massa tidaklah seperlunya dilakukan untuk mengukur jumlah zat. Terdapat banyak hubungan fisik antara jumlah zat dengan kuantitas fisik lainnya (conotohnya hubungan dalam hukum gas ideal). Istilah "mol" pertama kali digunakan dalam buku teks untuk mendeskripsikan sfiat-sifat koligatif ini.
Terdapat pula miskonsepsi bahwa mol hanyalah berfungsi sebagai alat bantu hitung. Miskonsepsi ini didasarkan pada pandangan bahwa satu mol didefinisikan menurut tetapan Avogadro, sehingga satu mol adalah sama dengan 6,0221417923 × 1023 entitas elementer. Sebenarnya tetapan Avogadrolah yang didefinisikan menurut satuan mol tersebut, dan bukan sebaliknya.
Misalnya terdapat suatu pengukuran satu mol silikon. Silikon berbentuk padat pada suhu kamar, dan metode pengukuran zat tersebut yang paling mudah adalah dengan menimbangnya. Dengan menggunakan tabel referensi, ditemukan bahwa bobot atom silikon adalah 28,0855. Dengan mengalikannya dengan tetapan massa molar Mu, kita akan dapatkan massa molar. Asumsikan bahwa pengukuran tersebut dilakukan dalam satuan gram, sehingga, Mu = 1 g/mol, maka massa molar silikon tersebut adalah 28,0855 g/mol. Sehingga, 28,055 g silikon adalah sama dengan satu mol silikon. Dalam hal ini, tetapan Avogadro tidak berperan penting sama sekali.
Menghitung (atau mengukur) jumlah atom dalam 28,0855 g silikon barulah akan mengantarkan kita pada nilai tetapan Avogadro, NA.

CANDELA(cd)
Candela (cd) adalah unit SI yang mengukur kekuatan dari sinar bercahaya yang memberikan arah dari suatu sumber yang mengeluarkan radiasi monochromatic sebesar frekuensi 540 x 1012 hertz.



Sumber => http://defrialde.blogspot.com/2010/09/satuan-internasional.html
Wikipedia => http://id.wikipedia.org/wiki/Satuan

Friday, 19 August 2011

Tips Mencegah Bau Mulut Saat BerPuasa

Puasa yaitu menahan diri dari makan minum dan menahan hawa nafsu / segala sesuatu yang dapat membatalkan Puasa. Dengan berpuasa kita dapat melatih kekuatan Iman dan Takwa kita agar lebih kokoh dari segala gangguan.

Bau mulut saat puasa memang sudah menjadi hal yang biasa, apalagi bau mulut orang yang berpuasa merupakan bau yang lebih harum dari minyak kasturi di akhirat nanti. Namun, ada saja sebagian orang yang kurang sregg / kurang suka mengenai Bau Mulut ini. Tapi tenang saja, semua itu pasti ada jalan keluarnya. Berikut akan di tuliskan mengenai Tips Mencegah Bau Mulut Saat BerPuasa.

Tips Mencegah Bau Mulut Saat BerPuasa. Tips menghilangkan bau mulut / nafas mulut yang bau bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Berikut ini dia tips nya:

1. Menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dan lidah secara benar. Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi. Jika menggunakan cairan kumur, jangan memakai cairan dengan kandungan alkohol di atas 25 persen karena memicu risiko kanker rongga mulut.
2. Periksa ke dokter gigi Anda minimal enam bulan sekali. Bila ada waktu, lakukan spa gigi dua kali dalam sebulan untuk menjaga kesehatan gigi.
3. Hindari rokok dan alkohol karena berefek memperburuk status kebersihan mulut yang memicu terjadinya gingivitis dan periodontitis. Alkohol mengurangi produksi air liur yang akan memperparah bau mulut.
4. Perbanyak konsumsi buah-buahan pengusir bau mulut seperti apel, bengkuang dan wortel. Teh hijau mengandung bahan aktif catechin yang dapat menghilangkan plak, menurunkan kadar gula, dan membunuh bakteri penyebab bau mulut. Minumlah 2-5 cangkir teh hijau sehari.
5. Keju yang rendah karbohidrat, tinggi kalsium dan mengandung fosfat, dapat memperkuat email gigi, meningkatkan produksi air liur dan mengurangi pertumbuhan karang gigi.
6. Perbanyak konsumsi air putih minimal satu liter atau delapan gelas sehari selama berbuka hingga sahur. Ini untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh.
7. Asup makanan probiotik seperti yogurt yang memelihara pencernaan dan menghambat bau mulut.

Nah bagaimana dengan beberapa tips Pencegahan nafas bau mulut diatas? Bukankah Mencegah lebih baik daripada mengobati. Iya khan?



Sumber : http://www.newoes.com/tips-mencegah-bau-mulut-saat-berpuasa-menghilangkan-bau-mulut/

Do'a (Niat) Berpuasa


Nawaitu souma godhin ‘an adaa i, fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aalaa

Artinya : “Sengaja aku berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa pada bulan Ramadhan bagi tahun ini kerana Allah Taala “

Sumber : http://www.newoes.com/doa-niat-puasa-ramadhan-doa-sahur/

Do'a (Niat) Berbuka Puasa



Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrohimin.

Artinya : “Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih “

Thursday, 17 March 2011

Seorang difabel yang malah menyemangati diriku yang normal ini!

Seorang difabel yang malah menyemangati diriku yang normal ini!



Tanggal 16 Maret 2011, Palangka Raya, Indonesia (WIB), hari dimana kampus STMIK tercinta mengadakan Debat Kandidat Calon President dan Wakil President BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) 2010/2011. Alhamdulillah acaranya berjalan dengan lancar. Jujur sebelumnya tidak pernah terbesit dalam benak saya untuk mendaftar untuk menjadi kandidat BEM, kalau menghayal sih pernah saja, “Bagaimana ya kalau saya menjadi President BEM kampus, pasti saya bla bla bla...”, ya, mungkin seperti itulah yang sempat terbesit dalam angan saya, sampai pada suatu hari sebelum debat ini saya ditunjuk oleh pihak BLM (Badan Legislatif Mahasiswa) untuk menjadi kandidat No. 2 karena kandidat lain tidak mencapai syarat untuk mendaftar menjadi kandidat BEM ini, dan hanya ada satu saja yang berhasil lolos menjadi kandidat BEM ya itu kandidat No. 1.

Jujur, saya bukanlah orang yang terbiasa ngomong di depan publik, saya pemalu, ini kali pertama saya. Sempat sih gugup, dag dig dug seperti bedug rasanya hati ini, hihihiiiii….
Ya, bagaimana tidak, di ruangan debat saya sebagai kandidat duduknya di depan, banyak yang menonoton, bahkan ketua kampus pun hadir untuk meresmikan acara. Tapi mungkin karena sebelum acara telah berdo’a dan meminta kepada-Nya agar acara dapat berjalan dengan lancar, maka gugup itupun perlahan-lahan mulai reda dan syukurlah acaranya berjalan lancar, fyuh….


Pertemuan di dunia maya, tidak lain adalah di Facebook a.k.a (as know as) FB, dan mulai bertukar No. Ponsel a.k.a HP pada suatu malam saat Chatting (ngobrol) di FB. SMS-SMSan, dia baik, dia nyambung, bahkan dia sangat baik, dia mengerti saya, dia mendukung saya, dia memberi semangat kepada saya.
Hingga malam itu kami SMSan masalah remaja, hihihiiii…, apalagi kalau bukan masalah percintaan, biasa, anak muda.


Dia : Gimana debatnya tadi?
Saya : Wah, debat tadi di kampus sangat melelahkan. Dag dig dug rasanya hati ini. Tapi syukurlah berjalan dengan lancar, makasih ya!
Dia : Apa bisa diatasi cadelnya?
Saya : Wah, kalau cadel sih memang sudah dari pabrikan, sudah tidak bisa diedit-edit lagi. Hihihiiiii….
Dia : Hmm…, jago speaking public dong nih! Pasti banyak yang naksir. Kalau ketemu huruf “R” langsung ku cepatin ritmenya, biar gak ketahuan cadelnya. :-)
Saya : Hehe…, justru saya paling gak terbiasa ngomong dan berbicara di depan orang banyak seperti debat ini pun adalah kali pertama saya. Duh, speaking public aja blepotan, ngegombal gak bisa apalagi jago, makanya ku gak pandai cari cewek. Haha…, sesama cadel pikirannya sama, ritmenya dipercepat jika ketemu “R”.
Dia : Berubah dong Yan! Jadi laki-laki macho + romantis, pasti banyak cewek-cewek yang naksir. Hmm…, ku lihat di 4shared mu kamu macho juga tuh, hahaaaa…. Dijadikan awal aja tuh debat tadi, biar lebih jago speaking publicnya!
Saya : Wek? Ahahahaaaa…. Saya akan mengutamakan karir saya, karena saya sadar bahwa saya hidup di kehidupan yang susah, tak berada dan tak mau membuat orang tua saya jadi tambah susah kalau saya kuliahnya tidak benar-benar. Untuk makan sehari-hari saja kadang ngutang dulu. Saya minder (kepikiran). Hee…, terima kasih. Ya, semoga saya tak hanya bisa menulis, tetapi juga bisa dan pandai berbicara.
Dia : Bersyukur aja apa yang ada. Lagian kalau cinta pasti nggak melihat kaya dan miskin. Ya sama dengan keluarga ku, banyak hutang juga. Kata mama sih hidup itu gak nikmat tanpa hutang. Hahahaaaa….
Saya : Iya. Duh tapi saya paling takut sama yang namanya hutang, takut kebawa mati dan gak bisa melunasi. Hmm…, mungkin hanya lewat tulisan saya bisa berbagi dengan yang lain, saya tak punya harta untuk dibagi, tapi saya punya pengetahuan untuk dibagi. Walau saya sadar tidak dibayar atas tulisan saya, tapi itulah pengabdian saya sebagai penulis Blog a.k.a Blogger.
Dia : Haha…. Puitis banget sih. Ya, kita harus berusaha dan berdo’a, terserah Allah yang nentuin segalanya. Tapi ku yakin orang baik seperti kamu gak akan susah nantinya. :-)
Saya : Ahahahaaa…. Terima kasih ya semangat dan dukungannya! :)
Dia : Mau jujur nih, boleh gak? Ya moga-moga aja kamu masih mau berteman dengan ku setelah mengetahui aku yang sebenarnya.
Saya : Ya, silakan!
Dia : Aku sebenarnya seorang difabel (penyandang cacat fisik). Tapi Alhamdulillah sampai sekarang masih bisa kuliah. Dulu waktu daftar di SD dan SMA sering ditolak. Tapi Tuhan Maha Adil. Ya mungkin karena aku sudah lalui berbagai macam hinaan dan cobaan, aku bisa ngasih kamu semangat karena ada orang yang lebih susah dari mu. Maka bersyukurlah!
Saya : (seketika setelah membaca SMS tersebut air mata saya tak bisa terbendung lagi). Hiks…, saya mau berdo’a dan menangis dulu ya sebentar. Andai beberapa organ tubuh saya bisa membuat mu menjadi normal seperti saya, maka akan saya kasihkan organ tersebut untuk mu andai saya besok mati, atau lusa saya mati. Andai kau tak ngasih tau, mungkin saya akan sedikit canggung saat bertemu kamu, tapi kamu telah jujur, maka saya sungguh tak mau melihat kau menderita. Saya kan berusaha tuk menjadi payung mu saat hujan, saya akan menjadi lilin yang menyala untuk mu. Karena kau telah menjadi lilin yang menyala untuk saya selama ini, walau kau tau kau akan meleleh dan habis, tapi itu semua kau korbankan demi menerangi dan memberi semangat untuk saya. Hiks….
Dia : Ahahahaaaa…. Masa cacat fisik bisa sembuh sih? Tapi Alhamdulillah mungkin karena kuasa Tuhan aku bisa lalui semua ini. Aku benci banget sama orang yang selalu mengeluh, padahal masih ada orang yang lebih (bahkan paling) susah darinya.
Saya : (air mata ini seakan demo ingin serentak keluar dari mata ini). Hiks…. Andai suatu hari saya diizinkan-Nya bertemu dengan ilmu pengobatan untuk bisa membuat kamu seperti saya, akan saya jadikan itu sebagai bahan skripsi kuliah saya, akan saya ciptakan teknologi penyembuhnya dan kamulah orang yang paling pertama yang akan saya sembuhkan. Hiks…. (air mata ini sangat kuat dayanya, sekuat-kuat ku menahan, semakin kuat pula air mata ini keluar dan menetes).
Dia : Gak bisa kale…. Aku cacat syaraf motorik, bicara ku gak jelas, tangan ku gak bisa nulis bagus dan kepala ku sering gerak-gerak gitu bila panik. Tapi aku tetap bersyukur.
Saya : Hiks…. (ingin saya menangis sambil berteriak, Tuhaaaaan…, kanapa Engkau jadikan dia seperti itu padahal dia orang yang baik dan pandai bersyukur, tapi hari sudah malam, takut mengganggu orang-orang yang sedang tidur). Teman, saya menangis lagi nih, deras pula tetesannya. Kau tetap semangat ya. Kembangkan dan aplikasikan imajinasi mu! Janganlah kau biarkan layu! I belive you can do it!
Dia : Ahahahaaaa…. Jadi terharu sambil ketawa juga. Thank’s banget ya dah care sama aku. Dan aku lebih senang jadi diri ku sendiri walaupun banyak kekurangannya, dan juga bisa membuka peluang untuk aku lanjut kuliah ke luar, karena memang ada beasiswa bagi para difabel yang berprestasi. Do’ain ya supaya aku bisa ketemu Bill Gates. :-)
Saya : Ya! I believe you can do it, asal terus berusaha ya! Saya pun akan terus berusahan untuk mencari dan sehingga akhirnya bisa membuat teknologi yang bisa membantu mu kelak. Akan saya bantu carikan juga tiket untuk bisa bertemu Mr. Bill Gates. Semoga suatu saat saya bisa mendapatkan kesempatan itu dan akan saya kasih tiket itu ke kamu.


Hiks…. Sungguh tak kuasa saat itu air mata dan air yang keluar dari hidung ini sangat banyak. Sungguh tak saya sangka dia yang selalu memberi saya semangat saat saya butuh, yang mendorong saya dengan semangat saat saya terjatuh, tetapi dia malah tidak lebih kuat dari saya. Hiks…. :’(

Manusia kadang lemah dan butuh semangat. Semangat itu tak hanya datang dari dia yang kita dekat dengan kita seperti pacar dan sebagainya, justru teman adalah sumber semangat yang terdekat untuk kita.

Ingat! Masih ada langit di atas langit, dan masih ada bawah di bawah lapisan bumi!

Kadang saat kita terjerat, terperangkap, hidup kita gelap, buntu, ingin dan terlintas saja pikiran untuk mengakhiri hidup, itu SALAH! Tuhan menciptkan kita untuk hidup saling berdampingan satu sama lain, saling melengkapi kekurangan. Dia yang tak seberdaya kita saja mampu memberi nyawa, semangat hidup, kamu?
Ingat! Saat kita lemah, mintalah dorangan semangat pada teman, jangan sungkan-sungkan, curhat dan cerita lah! Seredup adapun cahaya lilin itu, lihat lah pengorbanannya, ia meleleh dan habis demi menerangi yang memerlukannya. Kadang kita saja yang tidak sadar.


Saat ini saya tidak bisa memberi apa-apa untuk orang yang difabel, mungkin dengan tulisan inilah saya mencoba membuka dan mengetuk hati Anda para pembaca yang budiman agar kiranya bisa untuk melindungi mereka! Mereka lemah, mereka tak stabil saat panik, jangan buat mereka panik, sayangi mereka seperti ibu yang menyayangi anaknya. Biarkan mereka bicara untuk mengungkapkan apa yang dia inginkan, bantulah mereka mewujudkan keinginannya, bantulah mereka dengan dorongan semangat, jadilah obor bagi mereka lilin-lilin kecil! Hiks….







Teruntuk teman ku di sana.

Salam,



Ryan Bekabe


Atau silakan download filenya di : http://www.ziddu.com/download/14228854/orangdifabelyangmalahmenyemangatikuyangnormalini.doc.html

Tuesday, 6 April 2010

Suara Hati Sang Blogger

Kami bukanlah orang yang cerdas, bukan pula kami bodoh.
Kami mungkin bukanlah guru dengan semboyan “Pahlawan tanpa tanda jasa”, tapi kami menulis dengan sepenuh hati, setulus ikhlas tanpa mengharap imbalan (atau apapun) dari pembaca tulisan kami. Kami tak mendapat bayaran dari semua ini. Yang kami harapkan adalah bahwa kami bisa saling berbagi pengatahuan dengan pembaca kami, berharap pembaca kami tertolong (mendapat perncerahan hidup dari masalah) dari apa yang telah kami berikan.
Mungkin terpikir oleh pembaca bahwa kami adalah orang yang serba berkecukupan sehingga kami melakukan ini, tapi nyatanya sebagian dari kami adalah …. Ah…, tak sanggup rasanya mengatakan ini. Terlalu berat rasanya mengakui kenyataan.
Waktu, tenaga, biaya kami acuhkan demi tujuan utama kami (Blogger/penulis di internet).
Tapi, apa yang kami dapat? Hanyalah sekedar komentar dari pembaca? Cacian dari pembaca atau ucapan terima kasih dari pembaca? Ya, tidak lain dari dua hal demikian.
Rasa ingin berhenti menjadi diri sekarang ini kadang terlintas saat melihat atau mendengar bahwa mereka yang memang ‘dianggap’ sebagai pemberi ilmu pengetahuan mendapat timbal balik dari pekerjaannya.
Rasa iri memang selalu ada! Memangnya kami ini tidak dianggap sebagai pemberi ilmu pengetahuan?
Memang semua itu adalah milik Tuhan Yang Maha Esa. Tanpa-Nya tidaklah kami bisa seperti ini, berbagi ilmu pengetahuan kami. Memanglah semua itu dari guru, tanpa beliau tidaklah kami bisa menjadi sekarang ini. Tapi, apakah kami memang tak pantas mendapatkan kesejahteraan dihari depan kami?
Apa karena kami tidak bisa dihubungi? Apa karena ilmu pengetahuan kami tidak cukup dan tidak pantas untuk dibagi?
Kami adalah makhluk sosial, tentu akan sangat senang jika kami bisa berinterkasi dengan sesama makhluk sosial. Kami akan selalu bisa dihubungi pada Home (rumah di dunia maya) kami, pada E-Mail (Electronic Mail/surat elektronik) kami.

Hei…, adakah tips (saran dsb) untuk ku? :)

Salam Tiada Hari Tanpa Ilmu Pengetahuan,
bekabeipa@gmail.com

Friday, 4 September 2009

Shalat Tarawih (Penerapan pada Anak)

Assalamu’alaikum Wr, Wb.

Bulan puasa bulan yang penuh berkah.

Tarawih adalah shalat yang dilaksanakan pada malam bulan Ramadhan tepatnya setelah shalat Isya, jumlah rakaatnya 20 rakaat dan 10 kali salam ditambah 3 rakaat shalat witir dan 2 kali salam.

Kalau dilihat dari rakaat sih memanglah banyak (apalagi yang tidak sering shalat,hihihi…), tapi tidak apalah masa orang sanggup tapi kita tidak sanggup. :-)

Ya “Masa orang sanggup tapi kita tidak sanggup”, semoga kalimat ini bisa memacu kita!

Semua orang tentunya memiliki kesibukan masing-masing, entah mengajar, belajar, menulis, blogging, programming, atau apalah tidak bisa disebutkan satu-satu karena terlalu banyak. :-)

Namun alangkah indahnya jika kita mau meluangkan sedikit waktu kita untuk melaksanakan shalat tarawih. Mungkin bagi orang tua memang siap sedia melaksanakan shalat tarawih berjamaah di mesjid, namun bagaimana dengan anak-anaknya?

Tapi bagaimana pula jika orang tua pun enggan ke mesjid untuk melaksanakan shalat tarawih di mesjid, bagaimana pula dengan anak-anaknya?

Ibarat sebuah peribahasan “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, begitu pula dengan anak kita. (upppsss…,penulis belum punya anak,masih muda :-)).

-Cerita ini hanyalah fiktif, maka mohon maaf jika terjadi kesamaan-.

Sebuah keluarga (ibarat keluarga A) yang terdiri dari ayah, ibu, kakak dan adik adalah keluarga yang sakinah mawahdah wa rahmah, mereka tidak mau ketinggalan dalam melaksanakan ibadah baik itu wajib maupun sunah.

Bagaimana dengan keluarga B. Sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, kakak dan adik adalah sebuah keluarga yang tidak terlalu taat namun tetap selalu menjalankan kewajiban. Bagaimana jika keluarga B ini mau berubah menjadi layaknya keluarga A? Coba kita lihat prosesnya: Seorang ayah yang memiliki kerja sampingan di malam hari sebagai penjual jagung bakar yang ditemani isterinya. Kakak seorang pelajar SMU, dan adik pelajar SD yang mengerjakan PR sekolah atau belajar. Sama pula halnya keluarga A.

Suatu malam ayah dari keluarga A sepulang dari tarawih datang menghampiri ayah di keluarga B. “Hai saudara ku, dapat banyak kah kamu hari ini?”, “Tidak saudara ku. Kau ‘lihatlah ini’, masih banyak dan hampir tidak tersentuh pula”, jawab ayah keluarga B. “Tak apa saudara ku. Lihatlah diriku, aku sengaja libur, karena aku ingin mengajak keluarga ku dalam melaksanakan tarawih berjamaah, toh setahun sekali, kalau kerja mah kita tiap hari tinggal rezekinya saja yang tidak setiap hari maka marilah kita meminta pada-Nya, Insya Allah akan diberikan-Nya ”, “Ya saudaraku, Insya Allah mulai besok aku ikut ‘menjalankannya’”, jawab ayah keluarga B.

Keesokan malam, ayah, ibu, adik keluarga B ingin berangkat ke mesjid. “Tole, kau tak ikut nak?”, tanya ibu kepada kakak. “Tidak Bu, saya lagi ngerjai PR”. “Lho…, kan PRnya bisa nanti saja. Lihatlah adik mu ini, apa kau tidak malu, adik mu saja sudah siap ‘berangkat’ bersama ayah dan ibu mu ini, apakah kau mau jaga rumah nak?”, tanya ibu dengan ramah kepada kakan. “Iya Bu, baiklah saya juga ikut ‘berangkat’, daripada saya sendirian jaga rumah”, jawab kakak. Dan Alhamdulillah akhirnya keluarga B pun berubah seperti halnya apa yang ada pada keluarga A.

Nah dari cerita di atas terlihat bahwa kakak dari keluarga B berubah pikiran sehingga dia berjalan searah keluarganya (walaupun kenyataannya tak semudah itu). Ya ini lah ibarat “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”.

Semoga ada yang bisa digali dan diambil pelajaran dari cerita ini.

Kejanggalan dalam penulisan ini adalah disengaja, maka kiranya pembaca dapat menerjemahkannya sendiri.

Jika terjadi ‘kesamaan’ yang tidak dinginkan dalam realita maka itu hanya kebetulan dan mohon dimaafkan, karena ini hanyalah tulisan fiktif.

Ambil baiknya, tinggalkan yang buruknya.

Mohon maaf atas segala kekurangannya.

Wassalam….

Tuesday, 23 June 2009

BEKABE TOUR ZIARAH



Untuk mengakhiri kebersamaan mereka (jika lulus) di kelas XII.I.A.1. Sebanyak 29 siswa , putra dan putri didampingi oleh 3 orang guru melakukan tour ziarah keluar kota Palangka Raya.Berangkat pada hari sabtu sekitar jam 1.30 dengan dilepas kepala MAN Model. Kepala sekolah berpesan agar seluruh anggota rombongan dapat menjaga nama baik sekolah sekaligus keselamatan selama perjalanan. Rombongan yang berangkat dengan bis STAIN Palangka Raya lengkap dengan supir sekaligus penunjuk jalan yang trampil membuat perjalanan terasa menyenangkan.Rombongan melepaskan lelah dan sholat Magrib di Sabilal Muhtadin dan kemudian window shopping di Duta Mall, walaupun tidak sempat berbelanja karena waktu tutup Duta telah tiba,tapi kunjungan ke Duta cukup menyenangkan.Rombongan bermalam di Asrama Haji, Banjar Baru.
Pagi sekali rombongan meneruskan perjalanan ke Plampayan. Di sana mereka melakukan ritual seperti umumnya dilakukan para peziarah.Kemuadian istirahat sholat di Masjid Martapura sambil melihat-lihat pasar Martapura yang luas. Perjalanan dilanjutkan menuju sekumpul dan rombongan juga melakukan ritual seperti perziarah lainnya.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju tempat wisata pantai Tangkisung di pelaihari. Rombongan berkesempatan menikmati Sunset, suasana pantai di malam hari dengan hembusan angin laut serta matahari terbit dari vila di atas bukit. Bermalam di atas bukit merupakan pengalaman tersendiri bagi seluruh anggota rombongan. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke air terjun Bajuin. Semua anggota rombongan ikut naik ke gunung untuk menikmati air terjun. Tentu saja kesempatan ini digunakan untuk berfoto ria oleh segenap anggota rombongan.
Banyak pengalaman yang didapat seluruh anggota rombongan dan semoga semua ini berguna untuk menuju pengembangan potensi diri yang lebih baik.Semoga.Halimah


Ha..., ha....
Ngutip dari situs MAN Model.
Makasih ya mam Halimah.

Monday, 30 March 2009

MAN, Apa Sich...?

Berhubung sudah dekat UN (Ujian Nasional) nih, maka kami (penulis blog ini) tidak punya banyak waktu untuk menulis. Soalnya, sudah kelas 3, kan sayang kalau tidak lulus, jadi lama deh melanjutkan ke perguruan tingginya.
Oke, mungkin bagi orang Islam, kata Madrasah itu sudah tidak asing lagi di telinga. Tapi bagi non-Islam, mungkin mereka belum tau apa arti dari Madrasah. Tapi, tidak menutup kemungkinan lho ada juga Islam yang tidak tau maksud dari Madrasah.

Madrasah diambil dari bahasa Arab.
Madrasah artinya adalah sekolah.

Baiklah langsung saja kita cari tau kepanjangan MA, MTs, MI.

Madrasah Aliyah adalah kepanjangan dari MA.
Madrasah Tsanawiyah adalah kepanjangan dari MTs.
Madrasah Ibtidaiyah adalah kepanjangan dari MI.

MA setingkat dengan SMA (Sekolah Menenngah Atas).
MTs setingkat dengan SMP (Sekolah Menengah Pertama).
MI setingkat dengan SD (Sekolah Dasar).

Jika ketiga (tiga atau enam yah…?) singkatan ini diakhiri dengan huruf “N”, maka lembaga ini di sebut lembaga Negeri. Contoh: SMAN sama dengan SMA Negeri sama dengan Sekolah Menengah Atas Negeri.

MAN Model Palangkaraya berarti sekolah setingkat dengan SMA. Karena dibelakang terdapat huruf N (MA”N”), maka lembaga ini berbasis negeri.

So, kalau sudah lulus, apa lagi dong tingkatannya?
Kuliah. Inilah yang menuggu di depan mata. Tentunya bagi mereka (kita) yang masih ingin terus menuntut ilmu.



Posted by Riyan Hidayat Samosir
In http://bekabe.blogspot.com

Saturday, 7 March 2009

Program Penerapan Teori

Program apa sih?
Begini, kami (sebagai pelajar) setiap hari selalu bergelut di dunia teori, nulis ini-itu, memahami ini-itu, dan lain sebagainya. Sehingga, ‘teori’ pun menjadi makanan sehari-hari. Memang sih ada praktek seperti olah raga, tinkom, Bio-Praktek, listening, drama, dan lain sebagainya. Namun, alangkah lebih baik jika praktek itu bukan hanya pada pelajaran yang memang seharusnya dipraktekkan.
Membuat tape, dilihat sekilas hanyalah sebagai praktek biasa pada pelajaran Biologi, namun setelah dipikir-pikir ini juga merupakan pembelajaran penerapan.
Mengapa demikian?
Hal ini karena sebelumnya telah diajarkan teori tentang perubahan ubi kayu atau beras ketan menjadi tape karena dicampur ragi. Jika sebelumnya kita telah mempraktekkannya, maka bukanlah hal yang susah jika kita menginginkan tape namun tidak ada yang menjual, kan bisa membuatnya sendiri. Bahkan bisa dijadikan sebagai usaha jika menjualnya.
 Induksi Elektromagnetik, aplikasi induksi elektromaknetik pada pelajaran Fisika membahas tentang prinsip kerja transformator. Alat yang dapat digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan listrik arus bolak-balik disebut TransFormator atau sering disingkat (disebut) trafo. Tarfo ini berada tidak jauh dari kehidupan kita. Televisi (TV), lemari es, mesin cuci, kipas angin, dan lain sebagainya bisa menyala karena adanya pengaturan dari trafo.
Apa yang kita lakukan jika trafo rusak?
Tentu kita minta bantuan petugas servis untuk memperbaikinya. Memang tak bisa dipungkiri.
 Apa yang kita lakukan jika tidak ada penjual tape, padahal istri sedang mengidam ingin makan tape, dan sebenarnya kita pernah belajar + mempraktekkan membuat tape saat di sekolah dulu.
 Tinggal buat sendiri saja.
Yap…, benar sekali. Kurang lebih seperti itulah kehidupan kita.
Apa yang dapat kita simpulkan?
 Yang dapat kita simpulkan adalah bahwa kebisaan kita bisa menjadi bekal kita menjalani hidup yang fana ini (aduh…, pakai didramatisir segala ya kalimatnya).
Jika ternyata terdapat program kerja Penerapan Teori, maka mungkin kita bisa bangkit membangun negeri kita ini.
 Mengapa demikian?
 Karena, negeri yang maju adalah negeri yang sistem produksinya tinggi.
Coba seandainya Indonesia bukan hanya menjadi negeri konsumen tetapi produsen, maka apa yang terjadi? Tentu Indonesia akan bisa mendapat income (pemasukan) dari hasil produksinya.
Tengoklah om ‘saya’, Mr. Bill Gates (maunya…:)), orang terkaya di AS. Beliau adalah produsen yang hebat. Bahkan beliau sempat menjadi orang terkaya di dunia (baca-baca dari internet sih gitu katanya). Microsoft adalah perusahaan yang beliau dirikan untuk software (perangkat lunak) komputer (khususnya Windows). Sudah sangat banyak membantu di kehidupan kita (khususnya kehidupan penulis). Microsoft Word contohnya. Merupakan software untuk menulis (mengetik), salah satu produk dari Microsoft Corp.


Mengapa harus program Penerapan Teori?
 Kan tadi sudah nengok om William Henry Gates III alias Bill Gates, sekarang tengoklah para programmer! Kami (para programmer) menerapkan metode Penerapan Teori ini pada program yang dibuat. Untuk membuat program yang berguna seperti yang dibuat om Bill Gates tadi, teori-teori harus terkumpul terlebih dahulu dalam pikiran, lalu kemudian dikembangkanlah menjadi program (software/perangkat lunak) seperti yang diinginkan. Entah membuat virus yang merugikan yang bisa memakan habis file (data) yang berekstensi “.doc”, atau justru membuat anti virus yang bisa sekaligus memperbaiki komputer dari kerusakan registry atau data yang telah diserang oleh virus, ya…., semua itu berasaskan teori yang kami (programmer) miliki.
Begitu juga menulis. Kami (para penulis) menulis dengan tujuan untuk saling berbagi ilmu pengetahuan demi menerdaskan anak bangsa. Kalau anak bangsa bisa cerdas, tentu tak akan mudah untuk dijajah oleh bangsa lain.
Jika anak bangsa bisa cerdas, aktif dan kreatif sehingga bisa menjadi produsen, maka untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara Produksi itu bukanlah hal yang tak mungkin!
Yakinlah semua itu bisa terjadi!







NB: Tak ada yang mudah, namun tak ada yang tak bisa

Monday, 2 March 2009

Pelantikan OSIS 2008/2009 MAN Model Palangkaraya





Senin (02-03-2009), pelantikan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) masa bakti 2008/2009.
Diharapkan OSIS tahun ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. (eits..., bukan berarti tahun2 kemarin gak baik:)).
Berikanlah yang terbaik untuk sekolah ya teman-teman (adik-adik)!
Sukses selalu ya...!

Thursday, 12 February 2009

Bimbang Ku dalam Masa Ku

aDalam bimbang, aku terhanyut
Aku tak tau, apa yang harus ku pilih
Entah iya, atau kah tidak?
Terhanyut aku, dalam derasnya waktu
Ku tak mau jadi orang lain
Dan aku takkan pernah bisa jadi orang lain
Kata orang, masa paling indah ialah masa di sekolah
Masa di mana para muda-mudi bermain cinta
Namun, ku tak merasakannya
Dan takkan pernah bisa
Aneh kah aku?
Tak pantas kah aku merasakannya?
Huuuh…, aku hanya dapat menghela nafas
Dan nafas ku, aku tak pernah tau sampai kapan?
Entah aku bisa hidup seribu tahun lagi
Atau kah besok aku tak bisa menghelanya lagi?
Aku hanya berserah pada-Nya
Dan aku yakin, Dia lah yang telah mengatur semuanya
Bukan maksud ku menghindari kenyataan
Namun, aku…, aku juga tak tau?
Haruskah aku terus menuggu?
Hingga waktu, yang kan menjemput ku

Saturday, 31 January 2009

Try Out

Hari Senin, 2 Februari, kelas XII (12/3) MAN Model Palangkaraya mengadakan Try Out.
Siswa diharapkan untuk menggunakan pensil 2 B dalam menjawabnya.

Saturday, 24 January 2009

Pemilihan Ketua OSIS

Hari ini (24-1-2009) di MAN Model Palangkaraya mengadakan pemilihan ketua OSIS.
Dan yang terpilih pada tahun ajaran ini ialah Wildani.
Harumkanlah nama MAN Model.
Buatlah program kerja dan visi-misi yang bisa berguna!
Selamat bertugas.

PPI

Akhirnya, ujian sudah dekat, berarti akan meninggalkan bangku MA (Madrasah Aliyah) menuju ke perguruan tinggi.
Hari ini kelas XII (12) dapat pembagian sembako bekal PPI.
Tujuan PPI sendiri ialah agar siswa bisa mengamalkannya di kehidupannya!

Monday, 5 January 2009

Laporan Berita (Juara Futsall) (BeKaBe)

Suara gemuruh supporter kian terdengar ramai di pagi itu. Teriakan, sanjungan dan komentar pun kian bertaburan menyambut pertandingan final MPK Cup 2008 MAN Model Palangkaraya yang diselenggarakan pada hari sabtu (20/12/08). Semua siswa dikerahkan untuk memberi dukungan di pertandingan itu. Pertandingan final ini mempertemukan antara kelas XII-IA-1 (BeKaBe) melawan kelas XI-IS-1.
Pertandingan berjalan sangat seru. Beberapa kali terjadi adu fisik dan beberapa peluang untuk saling mencetak gol silih berganti. Supporter yang menyaksikan pertandingan pun ikut terbawa atmosfir pertandingan yang menjurus pada permainan keras dan alot. Hingga babak pertama berakhir skor masih berakhir imbang tanpa gol. Memasuki babak kedua pertandingan yang diwarnai dengan benturan fisik ini pun masih berjalan seru dan menarik minat siswa yang bertepatan dengan pembagian raport semester. Babak kedua ini pun masih berakhir imbang tampa gol.
Setelah melewati dua babak dan berakhir imbang, wasit (Bpk. Sunandie) yang juga merupakan wasit senior Persepar ini langsung mengadakan tendangan adu pinalti untuk menentukan siapa pemenang di pertandingan final ini.
Penendang pertama dari kelas XII-IA-1(Bekabe-Red),Wahyu Akbar sedikit kurang tenang dalam penyelesaiannya sehingga gagal dalam mengeksekusi pinalti.
Kemudian disusul pula dengan gagalnya penendang pinalti dari kelas XI-IS-1. Dilanjutkan dengan penendang pinalti kedua. Fadli yang ditunjuk sebagai eksekutor juga gagal dalam menyelesaikan tendangan pinalti. Di sisi lain, penendang pinalti dari kelas XI-IS-1 juga gagal dalam mengeksekusi pinalti. Akhirnya penendang pinalti ketiga yang juga merupakan kapten Bekabe sekaligus Kapten MAN Model Palangkaraya (Andri,10) berhasil mengeksekusi pinalti dengan tenang dan membuat skor berubah menjadi 1-0 dan satu-satunya gol pinalti yang tercipta di pertandingan ini.
Sontak, seluruh suporter yang dikerahkan untuk menyaksikan pertandingan ini pun teriak histeris ketika melihat tim yang mereka dukung (BeKaBe-red) berhasil menjadi juara 1 di turnamen ini.
”Alhmadulillah, kami ucapkan pada Allah SWT yang telah memberikan kami segudang prestasi dalam setiap turnamen yang kami ikuti, tak lupa pula kami ucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman yang sudah memberikan dukungannya baik berupa moril maupun materi. Kemenangan ini kami persembahkan kepada semua orang-orang yang telah memberikan dukungannya kepada kami dan kami berharap bisa lebih meningkatkan dan memajukan tim futsall MAN Model hingga Tingkat Nasional.” ungkap kapten Bekabe sekaligus Kapten MAN Model Palangkaraya ini.
Dengan Keberhasilan yang dicapai oleh anak-anak BeKaBe ini di cabang olahraga (Futsall), prestasi yang telah dicapai dari awal terbentuknya tim futsall BeKaBe tahun 2006 ini diantaranya :
1. Juara 1 MAN Model P.Raya Cup 2006
2. Juara 1 MAN Model P.Raya Cup 2007
3. Runner Up MAN Model P.Raya Cup 2008
4. Juara 1 MPK Cup MAN Model P.Raya 2008
5. Runner Up Telkomsel Cup 2008 se-Palangkaraya
6. Top Skorer(s) Telkomsel Cup 2008 se-Palangkaraya (Andri F / 13 gol)
”Semoga prestasi yang kami torehkan saat ini dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi semua rekan-rekan serta adik kelas kami dalam turnamen-turnamen bergengsi lainnya untuk menjadi juara dan mengangkat nama baik serta martabat sekolah kita (MAN Model-red) di mata masyarakat umum khususnya warga Palangkaraya.” Ungkap Kapten Tim MAN Model Palangkaraya yang juga pernah menjadi Kapten Tim Sepak Bola MTsN 1 Model Palangkaraya ini dengan merendah. (Alul)

Saturday, 1 November 2008

Renunganku!

Bumi nan elok tempatku berpijak
Negeri nan sejahtera tempatku tumbuh, dan berkembang
Sungguh ingin aku menjaga, memeliharanya
Mungkin aku tak pandai dalam berhitung, tak pandai pula dalam berkata
Mungkin aku takkan pernah dipuja, tak pula aku minta dipuja
Aku hanyalah makhluk yang ingin berubah, berbunga, berbuah
Salahkah jika aku tak bisa menguasai apa yang orang kuasai
Orang boleh seperti itu, tapi aku takkan mungkin sama
Aku mungkin seperti ini, tapi orang takkan mungkin sama
Semampu dan sepenuh hatiku ku abdikan
Seluruh jiwa raga ku pertaruhkan
Aku tak berjanji untuk semua ini
Aku hanya mencoba, mencoba, dan mencoba
Mungkin orang tak tau, dan takkan pernah tau apa yang ku coba
Biarlah semua berjalan apa adanya
Ku hanya ingin melihat semua bahagia, semua tertawa, semua ceria
Hingga tak ada duka, tak ada luka, tak ada nestapa
Damai selalu Indonesia ku



Tetaplah kembangkan imajinasimu, dan terapkanlah!
I belief, one time you will found (find) what your want!




Tulisan sederhana,

Thursday, 23 October 2008

Bulan Bahasa 2008

Seperti tahun tahun sebelumnya, di MAN Model setiap tahunnya mengadakan acara Bulan Bahasa. Tema tahun ini adalah “Bahasa Perekat Persatuan Bangsa”. Bulan Bahasa ini terdapat berbagai lomba (lomba antar kelas tentunya). Lomba drama, itu lah salah satu lomba yang paling disukai anak-anak di kelas. Soalnya, kebanyakan drama yang dimainkan itu berbau humornya, bawaannya mau ketawa saja setelah menonton. Tahun sebelumnya kelas BeKaBe mendapat juara 1 lomba drama. Apakah tahun ini masih bisa mendapat juara satu?

Ini foto pemain drama tahun ini:

Saya absen dulu ya.

Wahyu, E-er, Rahman, Andri, Yudi, Usma, Niesha, I-in, Irawan, Waldy, Dwi, dan Bayu.

Bagaimana fotonya, keren kan?! (he…, he….).

Senin 20-10-2008, setelah upacara apel pagi selesai, ada pengumuman lomba Bulan Bahasa. Dan ternyata pada lomba drama, kami mendapat jaura 1 lagi (kaya tahun kemarin dong).



Personil BeKaBe:

Tuesday, 21 October 2008

Halal bihalal


Setiap tahunnya, KB (Keluarga Besar) MAN Model Palangkaraya mengadakan acara halal-bihalal (salam-salaman, maaf-memaafkan) setelah lebaran Idul Fitri.
Ini dilakukan yakni untuk mempererat tali silaturahmi, dan kiranya bisa saling memaafkan atas perbuatan yang pernah dilakukan. (damai itu indah).